Category: ANGKAT BESI

Usai Berprestasi Di ISG 2017, Atlet Eko Yuli cs Peroleh Bonus

Usai Berprestasi Di ISG 2017, Atlet Eko Yuli cs Peroleh Bonus

Kejuaraan Islamic Solidarity Games (ISG) 2017 telah usai diselenggarakan pada tanggal 12 sampai 22 Mei 2017 lalu di Baku, Azerbaijan. Olahraga angkat besi Indonesia mengantongi tiga medali emas dan empat mendali perak. Hasil yang mengagumkan tersebut diapresiasi oleh Pengurus Besar Pesatuan Angkat Besi, Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI). Prestasi lifter peraih medali pada kejuaraan ISG 2017 tersebut disambut dengan pemberian bonus.

 

Pelatih Turut Kecipratan Bonus

Tak hanya atlet yang mendapatkan bonus, tapi pelatih juga kecipratan. Pelaksanaan pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan pada hari jumat tanggal 26 Mei 2017 di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan. Acara itu dihadiri oleh Ketua Umum PB PABBSI Rosan P Roslani, para atlet angkat besi, Manajer Tim Alamsyah Wijaya, Pelatih Dirdja Wihardja dan Supeni.

 

Rosan P Roslani selaku Ketua Umum PB PABBSI, mengungkapkan kalau penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi untuk para atlet yang sudah berlaga dengan susah payah demi tanah air. Meskipun begitu, dia berharap kalau bonus yang dihadiahkan, tidak menjadi motivasi utama atlet untuk berprestasi.

“Saya tidak pernah menjanjikan di awal, karena saya tidak ingin itu menjadi dorongan atlet untuk berprestasi. Saya ingin menanamkan Merah Putih adalah yang utama dan mentalitas juara serta mentalitas untuk berjuang lah yang ingin kita bangun,” ungkap Rosan dalam sambutan dalam acara itu.

 

“Untuk itu saya tidak ingin berhenti di sini saja. Pembinaan harus terus berjalan dan kami ingin ada Eko dan Sri Wahyuni lainnya,” jelasnya.

 

Pertandingan ISG merupakan salah satu turnamen yang dapat menjadi tolak ukur kemampuan dari atlet, setelah masa latihan yang berlangsung selama empat bulan. Laga selanjutnya yang harus dihadapi para atlet adalah SEA GAMES 2017 Malaysia dan juga ASIAN GAMES 2018 Jakarta Palembang. Pihak PABBSI sudah memberikan target bagi perwakilan Indonesia untuk dapat mengantongi dua emas, salah satunya adalah di kelas 62 kg.

 

Rosan mengharapkan, “Kita ada multievent selanjutnya seperti SEA GAMES dan ASIAN GAMES. Itu yang harus dicanangkan dan harus dicapai.”

 

Eko Yuli CS Kantongi Bonus Setelah Sukses Di ISG

Atlet yang telah menorehkan prestasi dan memperoleh bonus, salah satunya adalah Eko Yuli Irawan. Eko Yuli mengucapkan rasa terima kasihnya atas penghargaan yang diberikan oleh PB PABBSI. Hal tersebut, dianggapnya sebagai motivasi diri untuk terus menorehkan prestasi gemilang.

 

“Sebagai atlet kami tentu ingin menjadi juara tapi untuk menuju ke sana harus didukung penuh. Kami, atlet, tahunya berjuang sementara selebihnya itu menjadi urusan manajer, pengurus dan pelatih. Makanya kami butuh perhatian dari semua sebab tidak ada ceritanya orang hobi angkat besi.” Jelas Eko.

 

Pada kejuaraan Islamic Solidarity Games (ISG) 2017 lalu, olahraga angkat besi telah menyumbang sebanyak tujuh medali, yaitu tiga medali emas dan empat medali perak. Dengan rincian peraihan sebagai berikut: tiga medali emas dikantongi oleh Eko Yuli Irawan (62 kg), Sri Wahyuni (48 kg) dan Surahmat Wijoyo (56 kg). Sedangkan medali perak disumbang oleh Dewi Safitri (53 kg), Achedeya (58 kg), M Furqon (56 kg) dan Nurul Akmal (+90 kg).

 

Bonus yang didapatkan oleh para atlet yang telah memberikan medali emas untuk Indonesia, masing-masingnya diberi Rp 50 juta. Tak berbeda jauh, untuk peraih medali perak digelontorkan sebanyak Rp 30 juta. Tak hanya para atlet, pelatih dan menejer pun memperolehnya, ada empat pelatih dan satu menejer yang mendapat uang senilai Rp 15 juta. Jadi total bonus domino qiu qiu yang diperoleh adalah sekitar Rp 375 juta.

 

Tags